Putus cinta…

Standar

Putus cinta,…
Lihat kita yang beranjak tua
Masih saja menangis diputus cinta
Nikmat dunia tak berasa, bahkan
Orang tercinta yang masih tersisa
Seringkali tak menjadi perhitungan kita
Sayang kenapa kau mendua?
Pernahkah kau diputus cinta?
Kenapa tak ada alarm di otak kita
Yang dapat mendeteksi kau yang akan mendua?
Jika ada, maka aku takkan merangkai asa
Sayang kenapa kau mendua?
Pernahkah kau diputus cinta?
Seluas jagad raya yang terasa kosong dan hampa
Seperti itu pula yang kupunya

Inspired By “Broken Ambar”

07/10/2007

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s